Data kebutuhan yang perlu disiapkan
Mulailah dengan mencatat jenis instansi, jenjang pendidikan atau program studi, bidang ilmu, jumlah pengguna, dan tujuan pengadaan. Identifikasi apakah koleksi akan digunakan sebagai buku ajar, referensi praktikum, bacaan pendukung, atau pengembangan perpustakaan.
Menentukan prioritas koleksi
Pisahkan judul wajib, judul pendukung, dan usulan tambahan. Tinjau edisi yang relevan, ketersediaan judul serupa, serta kecocokan dengan mata pelajaran atau capaian pembelajaran. Konsultasi yang baik membantu mengurangi pemesanan ganda atau koleksi yang kurang dibutuhkan.
Pertimbangan anggaran dan jumlah
Susun perkiraan jumlah eksemplar berdasarkan kebutuhan peminjaman, ruang baca, serta pembagian kelas atau kelompok belajar. Jumlah dan harga akhir harus mengikuti daftar buku serta penawaran tertulis yang disepakati, bukan perkiraan umum.
Hasil yang diharapkan dari konsultasi
Tahap konsultasi menghasilkan ringkasan bidang dan daftar kebutuhan awal yang dapat diteruskan menjadi daftar judul, ISBN, edisi, dan jumlah pada tahap kedua. Jika masih ada data yang belum lengkap, tandai agar dapat diverifikasi sebelum pemesanan.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah konsultasi langsung berarti melakukan pembelian?
Tidak. Konsultasi digunakan untuk memahami kebutuhan awal; pembelian diproses setelah rincian dan persyaratan disepakati.
Siapa yang sebaiknya dilibatkan?
Petugas perpustakaan, penanggung jawab program studi atau sekolah, dan tim pengadaan sesuai struktur serta kebijakan lembaga.
Informasi di halaman ini bersifat panduan umum; prosedur dan persyaratan akhir mengikuti kebijakan serta kesepakatan masing-masing instansi.